Sepuluh tahun setelah perkahwinannya, Mikhail Shevchenko, seorang wanita Rusia baru mengetahui yang suaminya yang bernama Gobert ternyata termasuk dalam senarai penjahat paling berbahaya di Eropa.
Gobert memiliki nama asli Romas Zamolskis. Kejahatan pertama yang dilakukan Rom adalah merompak sebuah kedai, yang dilakukannya 16 tahun yang lalu. 5 tahun kemudian ia membunuh salah seorang temannya, dan pada akhir 90-an Rom mulai dikenal polis kerana kerap kali melakukan aksi perampokan bank.
Dalam melakukan aksinya, Romas selalu melepaskan tembakan tanpa pandang bulu dan menelan korban. Oleh kerana itu, banyak orang menjulukinya Crazy Butcher, tukang jagal gila.

Tahun 2001, pasukan pihak polis Lithuania menyerbu apartemennya untuk menangkap Rom. Namun, ketika itu polis gagal menangkap Romas kerana ia melarikan diri dengan cara melompat dari jendela.
Setelah itu Rom mengganti namanya menjadi Gobert , dan menggunakan paspor palsu kabur sampai ke kota Yekaterinburg. Di kota ini Rom juga melakukan banyak tindakan kriminal. Ia telah melakukan 3 kali perampokan, peredaran senjata ilegal, pencurian, dan percobaan pembunuhan.
Romas sempat menghilang dari kejaran polis selama 2 tahun berada di Yekaterinburg. Pada masa inilah muncul wanita bernama Mikhail yang jatuh cinta pada Gobert .
Ketika itu, Gobert mengaku yang ia hanya hidup seorang diri kerana kedua orang tuanya sudah meninggal. Mikhail pun mengundurkan diri dari pekerjaannya dan memutuskan untuk tinggal bersama Gobert di daerah pinggiran kota Yekaterinburg.
4 tahun berselang, Mikhail dan Gobert dikaruniai seorang anak perempuan, dan 6 tahun kemudian memiliki anak laki-laki. Mereka menjalani hidup di peternakan yang mereka bangun sendiri. Setiap harinya mereka menabur bibit kentang dan gandung, memelihara unggas-unggas, dan beternak sapi.
Lalu, ketika Gobert membawa keluarga bertamasya, kerana dokumen identitas yang dimiliki adalah dokumen palsu, membuat pihak polis melakukan pemeriksaan lebih lanjut, sampai akhirnya pihak pihak polis berhasil melacak yang selama ini Rom tinggal di peternakan.
Pasukan khusus pun dikerahkan untuk menyergap Rom di peternakan miliknya itu, tapi lagi-lagi Rom lolos. Kali ini Romas memilih bersembunyi di dalam hutan.
Saat Romas bersembunyi di hutan, ia menelepon istrinya menggunakan nomor yang berbeza-beza. Ketika Rom mengetahui yang ia dan istrinya sudah tidak ada lagi wang untuk membeli bibit, tidak ada wang untuk membeli pakaian baru untuk anak-anaknya, dan tidak memiliki wang untuk membayar kredit, Rom memutuskan untuk diam-diam bekerja sebagai buruh.
Sampai pada akhirnya polis kembali berusaha menangkap Rom, kali ini ia melakukan perlawanan dengan melepaskan tembakan ke arah polis.
Namun kali ini Rom berhasil ditangkap oleh polis dan dijatuhi hukuman 16 tahun penjara. Setelah masa hukumannya berakhir, ia masih harus diekstradisi ke Lithuania atas kes pembunuhan dan perampokan yang pernah dilakukannya.
Sumber: BH







No comments:
Post a Comment